Hakikat Media Pembelajaran
A. Hakikat, fungsi, dan Peranan Media Pembelajaran
Menurut Rusman( 2013 : 159 ) Media adalah teknologi pembawa pesan yang dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Media adalah salah satu alat komunikasi dalam menyampaikana pesan tentunya sangat bermanfaat jika diimplementasikan ke dalam proses pembelajaran tersebut disebut sebagai media pembelajaran.
Menurut priansa ( 2017 : 131) fungsi media pembelajaran dari kelebihan yang dimiliki oleh media pembelajaran.
a. Kemampuan fiksatif,
Adalah
kemampuan media untuk menangkap,menyimpan, dan menampilkan kembali suatu objek
atau kejadian. Dengan kemampuan ini, objek atau kejadian dapat digambar,
dipotret, direkam, difilmkan, kemudian dapat disimpan, dan pada saat dibutuhkan
dapat digunakan kembali
b. Kemampuan manipulatif,
adalah kemampuan media untuk dimanipulasi
sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan pembelajaran.
c. Kemampuan distributif,
adalah kemampuan media dalam menjangkau
target audiens (peserta didik) yang
besar jumlahnya dalam satu kali penggunaan. Misalnya memanfaatkan siaran TV.
Peranan Media menurut Djamarah (2010: 121-122)
adalah
1) Media sebagai Alat Bantu, setiap materi pelajaran memiliki
tingkat kesukaran yang bervariasi agar suatu bahan pelajaran yang rumit atau
kompleks dapat dimengerti oleh peserta didik maka diperlukan
alat bantu berupa media demi tercapainya tujuan pengajaran.
2) Media sebagai sumber belajar, yaitu media
termasuk salah satu sumber belajar ikut membantu guru memperkaya wawasan anak
didik.
B. Jenis dan Karakteristik Media
Pembelajaran
Menurut Djamarah (2010: 124-126) Media
pembelajaran pada:
1.
Dilihat dari jenisnya, media dibagi ke dalam;
a. Media Visual, Merupakan media yang hanya dapat dlihat dengan
menggunakan indera penglihatan. Jenis media inilah yang sering digunakan oleh
guru-guru sekolah dasar untuk membantu menyampaikan isi atau materi
pembelajaran. misalnya menampilkan gambar diam seperti film strip (film rangkai), slides foto, dan lukisan.
b. Media Audio, Merupakan media yang mengandung pesan dalam bentuk
auditif yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan para
siswa untuk mempelajari bahan ajar. Seperti Kaset Suara, CD Audio dan Program
Radio.
c. Media Audio Visual, Merupakan media yang kombinasi audio dan
visual atau disebut media pandang dengar. Dalam hal ini guru tidak selalu punya
peran sebagai penyaji materi, tetapi penyajian materi bisa diganti oleh media
audio visual dan peran guru beralih menjadi fasilitator belajar. Contoh dari
media audio visual yaitu: Program video/televisi pendidikan, Video/televisi instruksional,
Program slide suara dan Program CD interaktif.
2.
Dilihat dari liputnya, dibagi dalam;
a. Media dengan daya liput luas dan
serentak, yaitu
penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapat
menjangkau jumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang sama. Contohnya radio
dan televisi.
b. Media dengan alat liput yang
terbatas oleh ruang dan tempat, yaitu media yang penggunaannya membeutuhkn ruang dan
tempat yang khusus, seperti film.
c.
Media untuk pengajaran individual,
yaitu media yang penggunaannya
hanya untuk seorang diri.
3.
Dilihat dari bahan pembuatannya, dibagi dalam;
a.
media sederhana, yaitu bahan dasrnya mudah diperoleh dan ekonomis,
cara pembuatannya mudah dan penggunaannya tidak sulit.
b.
Media kompleks, adalah bahan dan alat pembuatannya sulit diperoleh
serta mahal, sulit membuatnya dan pengunaannya memerlukan keterampilan yang
memadai.
C.
Pemilihan Penggunaan, Perawatan Media Pembelajaran Sederhana
1. Pemilihan Media Pembelajaran,
a. Tujuan Pemilihan Media
Pembelajaran, Dalam hal ini harus ada tujuaan pemilihan media pembelajaran yang
jelas.
b. Karakteristik Media Pembelajaran, Setiap
media pembelajaran memiki karakterisitk tertentu, baik dilihat dari segi
kendalanya, cara pembuatannya maupun cara penggunannya.
c. Alternatif Media Pembelajaran yang
dapat Dipilih, Memilih media pada dasarnya merupakan proses mengambil atau
menentukan keputusan dari berbagai bahan pilihan yang ada.
2.
Penggunaan Media Pembelajaran
Penggunaan Media Grafis, yaitu Cara menggunakan grafis, Cara
menggunakan bagan dan diagram, Cara menggunakan poster dan Cara menggunakan
kartun. Penggunanaan Media Tiga Dimensi.
3.
Pemeliharaan media Pembelajaran
a. Dalam media grafis cara perawatannya yaitu dengan tidak
menyimpannya tidak digulung atau
dilipat.
b.
Diupayakan dengan pembuatan display atau papan penyajian.
c. Sediakan ruang tertentu untuk penyimpanan berbagai media
pembelajaran.
D.
Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar
Sumber belajar yaitu sebagai segala hal di luar
diri anak didik yang memungkinkannya untuk belajar, dapat berupa pesan, orang, bahan, alat teknik dan
lingkungan. Pembelajaran yang sedang dikembangkan sekarang adalah pembelajaran
yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar yang dikenal dengan
pembelajaran konteksual.
Manfaat lingkungan sebagai sumber belajar
sebagai berikut:
siswa mendapatkan
informasi berdasarkan pengalaman langsung,siswa mudah mencapai
sasaran pembelajaran yang telah ditetapkan,siswa mengenal dan
mencintai lingkungan yang pada akhirnya mengagumi penciptanya,
Membuat pelajaran lebih
konkrit.
Daftar Pustaka
Rusman. 2013. Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Jakarta: Alfabetta.
Djamarah,
Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2010. Strategi
Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Priansa,
Juni Donni. 2017. Pengembangan Strategi dan Model Pembelajaran. Bandung:
Pustaka Setia.